Messi : Manchester United & Manchester City Merupakan Tim Yang Sangat Berbahaya

Penyerang Barcelona Lionel Messi Tidak Masuk Dalam Nominasi Pemenang Ballon D’or Tahun 2018-2019

 

Judibca.net  –  Penyerang milik Barcelona  Lionel Messi mengatakan jika level dari klub klub besar eropa dengan Barcelona dan Real Madrid sudah tidak terlalu jauh bahkan sebanding. Messi menyebutkan jika klub tersebut adalah Manchester United dan Manchester City yang mulai mendominasi di eropa.

Seperti yang kita tahu jika Barcelona maupun Real Madrid merupakan dua klub terbesar di eropa dimana mereka merupakan tim yang memiliki nama yang begitu melegenda sebagai klub sepak bola eropa. Tidak hanya menjadi tim terbaik dunia, mereka juga menjadi sebuah tempat dimana para pemain hebat ingin bergabung dengan ke dua klub yang berdomisili di Spanyol itu.

Jika di lihat dari sejarah yang mereka miliki jarang pemain top yang menolak untuk bergabung dengan kedua klub mapan itu, dimana mereka bisa memberikan bayaran dan tentu saja trofi setiap musimnya untuk dimenangkan. Dengan hal tersebut sangat sulit bagi pemain hebat untuk menolak tawaran bergabung dari Barca dan Madrid.

Namun sayang belakangan ini kedua klub tersebut harus mendapatkan hal yang tidak diinginkan Barca harus kehilangan Neymar yang hijrah ke PSG sementara musim ini Real Madrid harus merelakan ikon klub mereka Cristiano Ronaldo yang bergabung dengan Juventus.

Dari keduanya terlihat jika Uang merupakan hal yang menjadi poin utama untuk keduanya bergabung, karena di telisik lebih dalam Juventus maupun PSG merupakan klub yang setiap musim mendominasi di Liga masing masing dan tidak ada tantangan tersendiri jika bermain di kompetisi kedua klub tersebut.

Messi pun mengakui jika uang dapat memancing para pemain untuk bergabung dengan klub yang bisa membayar mereka dengan baik.

”Banyak tim yang sudha berhasil menjadi klub yang memiliki keuangan yang sangat bagus kekuatan mereka juga sudah berubah dengan pemain pemain hebat yang bergabung di dalamnya. Di Inggris banyak tim tim yang kuat Duo Manchester, lalu Liverpool mereka sudah mendekati level kami.”

Pogba Kembali Ke Juventus Pada Musim 2019 ?

(Refrensi Pihak Ketiga)

Judibca.net – Bintang Manchester United, Paul Pogba di beritakan akan segera pergi dari klub pada musim depan dimana ia mungkin akan kembali bergabung dengan mantan klubnya yakni Juventus. Sang pemain berpikir ia sudah tidak memiliki masa depan yang cerah mengingat hubungannya dengan Jose Mourinho yang sudah tidak terlalu baik.

Pogba sendiri musim lalu sudah santer dikabarkan akan segera bergabung dengan klub asal Spanyol yaitu Barcelona sang pemain bahkan sudah meminta agennya untuk bertemu dengan perwakilan dari Barcelona dimana mereka meminta klub asal Catalan tersebut untuk segera melepas tawaran kepada United. Sayangnya United sendiri langsung menolak mentah mentah tawaran yang di berikan oleh Barca karena mereka ingin melihat sang pemain bertahan di Old Traford dengan jangka waktu yang lama.

Kegagal bergabung ke Barcelona tidak membuat Pogba kehilangan arah demi masa depannya.  Ia di beritakan sedang menyusun rencana bersama agennya Mino Raiola untuk kembali bergabung dengan Juventus yang membesarkan namanya. Bagi Pogba bergabung kembali dengan klub yang berjasa untuknya lebih baik dari pada harus bertahan di United dimana ia setiap hari mendapatkan kritikan tentang performa yang di tunjukan di setiap laga klub.

Bayangkan di Juventus saja dalam 178 pertandingan ia mampu melesatkan 34 gol, apalagi posisinya yang merupakan seorang gelandang menjadikannya kala itu sebagai pemain terbaik di posisinya lalu pada musim 2016 ia memutuskan untuk menerima pinangan klub masa kecilnya yaitu Manchester United dan menjadikannya sebagai pemain termahal dunia.

Jika pun berita tersebut memang benar benar nyata, maka The Red Devils di tuntut harus mengatasi situasi Pogba dengan secepatnya karena mereka sedang dalam perform yang benar benar tidak baik di Liga Primer Inggris mengingat pada dua pertandingan terakhir mereka gagal meraih kemenangan.

Ternyata Ini Loh Yang Membuat MU Gagal Dapatkan Yerry Mina Dari Barcelona

Judibca.net – Terungkap jika Manchester United gagal mendapatkan bek Barcelona yakni Yerry sebuah cerita menyebutkan jika ada sebuah alasan yang menggalkan transfer tersebut terwujud. United sendiri memang membutuhkan sosok bek baru musim ini dimana mereka tengah mencoba mendatangkan beberapa terget untuk mengisi skuat MU musim ini.

Jose Mourinho memang sangat getol menyuarakan kepada management klub untuk segera mendatangkan pemain bertahan musim ini mengingat ia tidak memiliki pemain yang konsiten musim lalu.Nah menarikan transfer sang pemain hampir dikabarkan rampung di detik detik penutupan bursa transfer. Sayangnya bukan bergabung dengan Setan Merah Mina malah bergabung dengan klub liga Ingrgis lainya yaitu Everton.

Laporan dari Daily Mail menyebutkan MU sangat dekat dengan mendatangkan Mina namun  adas sebuah alasan yang membuat transfer itu gagal terwujud.

Ternyata ada sebuah alasan licik oleh Barcelona yang akan memasukan klausul kembali atau di sebut Buy Back, kesepataan tersebut bisa terjadi jika Mina tampil bagus bersama MU dan jika Barcelona ingin mendatangkannya kembali MU harus melepasnya dengan yang di inginkan Barcelona. Jelas itu merupakan kesepakatan terbodoh jika di lakukan klub sekaliber Manchester United mereka jelas tidak ingin di jadikan guru untuk membesarkan Mina hingga ketika besar maka Mina yang menjelma menjadi pemain terbaik dunia akan bermain dengan Barcelona.

Yang terakhir adalah soal permintaan gaij yang diminta oleh Mina, pemain asal Kolombia itu melalui agennya ingin memintan gaji yang besar bersama United, dimana pendapatanya akan seimbang dengan para pemain senior MU. Jelas hal tersebut menjadi hal yang aneh bagi petinggi klub mengingat sang pemain baru bergabung namun sudah meminta gaji yang begitu tinggi pluss ia merupakan pemain cadangan di Barcelona.

Ferdinand Khawatir Dengan MU Musim Ini

Judibca.net – Legenda Manchester United, Rio Ferdinand mengungkapkan jika dirinya sangat khawtir dengan perkembangan mantan klubnya terutama akan segera menghadapi musim ini dengan beberapa pemain yang memiliiki kondisi skuat yang belum fit usai gelaran di ajang Piala Dunia 2018.

Di Pramusim Amerika Serikat saja yang skuat Setan Merah tidak mendapatkan hasil yang baik, mereka bahkan hanya berhasil memetika satu kali hasil kemenangan melawan Real Madrid. Sisanya armada Jose Mourinho hanya berhasil bermain imbang dan di kalahkan oleh Bayern Munchen dan Liverpool.

Tidak hanya hasil minor klub di pentas pramusim, dalam aktivitas transfer saja klub yang merupakan pemenang Liga Primer Inggris terbanyak ini bahkan hanya mendatangkan tiga pemain saja di antaranya Fred, Lee Grant dan Diogo Dalot. Dalam ketiga pemain tersebut hanya Fred yang menjadi pemain yang bisa di andalkan oleh Mourinho musim ini.

Rio Ferdinand yang begitu aktif soal membahas masalah klub sepak bola eropa menyakini jika Eks klubnya itu tengah mendapatkan permasalah serius dimana mereka sedang mengalami masa sulit usai beberapa komentar Jose Mourinho yang cenderung menyindir management klub yang di nilai lambat dalam urusan mendatangkan pemain yang ingin di datangkan.

‘”Saya pikir MU tengah mengami masalah serius, terutama dengan komentar Jose Mourinho yang menyindir management klub.”

”Hal itu sangat wajar, namun di setiap konfersi pers ia terus melakukannya dan seakan bagaikan anak bayi yang meminta permen kepada orang tuanya.”

”Ini benar benar tidak bagus untuk internal klub dan Jose Mourinhonya sendiri.”

Mourinho Tak Begitu Senang Dengan Skuatnya Di Awal Musim

Pada hari Rabu di Los Angeles, oleh museum berisi trofi dari tim olahraga UCLA Bruins ‘, manajer Manchester United Jose Mourinho akan mengadakan konferensi pers pertamanya pramusim menjelang pertandingan timnya melawan Meksiko Club America di Phoenix pada hari berikutnya.

Presser harus memberikan wawasan tentang pemikiran Mourinho. Jika dia mengomel karena tidak mendapatkan pemain yang dia inginkan, itu tidak akan menjadi pertanda baik; jika dia tersenyum dan bahagia dengan para pemainnya dan senang setelah begitu banyak yang tampil baik di Piala Dunia, itu akan terjadi. Keberhasilan itu adalah pahit bagi United, meskipun; mereka lebih memilih memiliki skuad penuh di Amerika Serikat, tetapi banyak yang akan kehilangan tur setelah pengerahan tenaga mereka di Rusia.

Di antara yang diharapkan akan absen adalah Paul Pogba, yang menjadi pemain United pertama yang aktif mencetak gol di final Piala Dunia – dan hanya yang keempat yang memenangkan trofi – ketika ia mencetak gol dalam kemenangan 4-2 melawan Kroasia di Prancis pada Minggu .

Itu selama konferensi pers Mourinho di Shanghai dua tahun lalu bahwa dia mengisyaratkan Pogba akan ditandatangani dari Juventus. Dua musim, ia diharapkan menjadi pemain utama di Old Trafford setelah turnamen luar biasa untuk negaranya, yang ia juga membantu mencapai final Euro 2016.

Pogba adalah bintang di zamannya dengan Juve dan memenangkan empat gelar Serie A berturut-turut, meskipun ia dapat menggagalkan rekan-rekan setimnya, direktur dan penggemar dengan keistimewaannya dan berjuang sesekali untuk masuk ke dalam sistem tim, yang menyebabkan kritik dari media dan pakar . Namun kemampuannya berarti dia dimanjakan dan diterima bahwa dia akan menggunakan gayanya sendiri dalam batas.

Dia belum memiliki kesuksesan yang sama di United, juga tidak berpengaruh; Dia mungkin pemain terbaik, tetapi tidak menonjol ketika voting pemain-of-the-tahun telah datang. Meskipun jenis pemain yang berbeda, ia harus sama berpengaruhnya dengan pendahulu lini tengah Roy Keane dan Bryan Robson, tetapi 9/10 satu minggu dan 6/10 berikutnya lebih seperti Juan Sebastian Veron.

Standar lebih tinggi di United dan Pogba harus lebih konsisten, meskipun ada banyak keadaan yang meringankan. Di Juventus, dia bermain di mesin pemenang. Di klubnya saat ini, mesin itu masih dibangun; Nemanja Matic adalah tambahan yang tepat di belakangnya – selimut keselamatan yang menawarkan perlindungan – tetapi pemain lain belum menemukan bentuk terbaiknya.

Selain itu, hubungan Pogba dengan Mourinho telah bergelombang pada tahun 2018. Meskipun tidak begitu tidak bahagia seperti Anthony Martial, Pogba sering terhalang oleh cara manajernya mengatur United untuk bermain. Penting bagi pasangan untuk menyelesaikan perbedaan mereka dan melakukannya akan membantu mereka berdua.

Ini telah menjadi tema dalam beberapa pekan terakhir bagi para penggemar untuk mengkritik mantan gelandang Liverpool Graeme Souness karena kritik konstruktifnya yang sering terhadap pemain internasional Prancis, tetapi apa yang dikatakan oleh tiga pemain tengah Piala Eropa itu bukan tanpa alasan: Pogba seharusnya melakukan lebih baik.

Pogba bisa sama menyenangkannya dengan operan jarak jauh yang ia mainkan untuk Kylian Mbappe di babak kedua pada hari Minggu, sementara dua gol di derbi Manchester April, yang menciptakan kemenangan yang membuat Man City merebut gelar liga, adalah satu terbaiknya.

Namun dia juga sangat frustasi. Pada bulan Januari, ia celaka melawan Tottenham di Wembley, dan empat bulan kemudian vs Chelsea di tempat yang sama ia merindukan seorang pengasuh dengan kepalanya di final Piala FA. Kilatan kecemerlangan tidak cukup dan United hanya tidak memiliki uang mereka senilai untuk penandatanganan £ 89.300.000. Masih ada waktu, meskipun, untuk 25 tahun.

Setelah kembali ke Old Trafford pada tahun 2016, Pogba langsung menjadi tim utama tanpa pramusim yang tepat. Dia tidak akan memiliki satu musim ini baik tetapi, ketika dia kembali, dia harus jatuh cinta dengan United dan memimpin klubnya karena dia memiliki negaranya.

 

Ini Penampakan Jersey Home Terbaru Musim 2018-2019 Milik Manchester United

Jersey  baru Manchester United  bocor menjelang musim Liga Premier,dan penggemar tidak terkesan dengan desain jersey baru klub tersebut.

Tim Jose Mourinho diperkirakan akan mengenakan seragam bergaris dan celana pendek hitam di Old Trafford musim depan.

FootyHeadlines, yang mengkhususkan diri dalam rilis perlengkapan sepakbola, mengungkapkan beberapa gambar dari strip baru yang terlihat.

Gambar-gambar menunjukkan bahwa bagian atas dan kaos kaki akan memiliki garis-garis hitam di sekelilingnya.

Dan merah membolos celana putih tradisional mereka demi sepasang hitam.

United telah menyimpan perlengkapan dasar mereka di musim sebelumnya, tetapi kali ini mereka menggunakan kerah berbentuk V.

Strip baru telah diterima dengan buruk oleh mayoritas penggemar United, yang memutuskan untuk membagikan pendapat mereka di Twitter.

Satu kata: “Kit Man United yang baru tampak mengerikan.”

Sementara yang lain menambahkan: “Man United kit harus MERAH MUDA garis-garis hitam itu membuatku sakit.”

Itu disamakan dengan zebra merah dan satu kipas mengklaim bahwa itu akan lebih cocok untuk tempat latihan.

Sejumlah kit telah bocor menjelang musim Premier League mendatang.

Chelsea akan kembali kembali ke kit kuning pergi dibandingkan dengan pilihan mereka yang biasa putih atau hitam.

Dan Tottenham akan menempel dengan strip biru navy didominasi ketika mereka di jalan.

Akankah Alexandro Menjadi Rekrutan Ke Empat MU Musim Ini?

Manchester United sepakat tebus bandrol pemain bertahan Juventus, Alexandro dengan biaya mencapai 53 juta poundsterling, kabarnya kedua kubu sudah menjalin negosiasi kepada mengenai transfer sang pemain.

Jose Mourinho mencari sosok pemain untuk mengisi pos bek kiri, pada musim lalu aja bek kiri di isi oleh pemain yang telah dimakan oleh usia yakni Asley Young padahal notabenya Young bukan merupakan pemain pertahanan melaikan seorang pemain yang sayap.

Sandro sendiri tidak masuk dalam skuat Tite untuk Piala Dunia 2018 di Russia yang membuatnya langsung mencoba untuk keluar dari Turin guna mencari pengalaman baru.

Wartawan Duncan Castles telah mengungkapkan United telah menyetujui persyaratan dengan pemain berusia 27 tahun itu, tetapi sekarang harus mengeluarkan kesepakatan dengan juara Serie A untuk tanda tangannya.
“Musim panas ini United telah memutuskan untuk pergi ke Alex Sandro.’’

“Mereka telah membuat kesepakatan dengan pemain, pemain ingin (bergabung) dan Juventus baru hanya baru akan menjualnya di angka 53 juta poundsterling.’’.

“Mereka (Juventus) telah melihat pasar dan berpikir mereka dapat menguangkannya  dalam uang jumlah besar.”

MU sendiri  sejauh ini telah menolak untuk memenuhi penilaian 53m yang ditetapkan oleh Juve yang ingin menghasilkan dana untuk memungkinkan bos Max Allegri untuk merubah skuadnya.

Bek kiri telah menjadi masalah bagi Jose Mourinho sejak kedatangannya di Old Trafford dua tahun lalu.

Luke Shaw dimaksudkan untuk menjadi penerus jangka panjang untuk Patrice Evra ketika ia bergabung dari Southampton di bawah Louis Van Gaal.

Namun, Mourinho tidak pernah mempercayai pemain berusia 22 tahun itu dan memilih Asyley Young di posisi tersebut.

Dalam upaya untuk menyelamatkan karirnya di Old Trafford, Shaw telah pergi ke Dubai untuk mendapatkan bentuk tubuh dengan kekuatan dan pengkondisian United, Gary Walker.