Gary Neville Sebut Ada Kebusukan Di Dalam Managament MU, Jika Mourinho Di Pecat Musim Ini

Gary Neville

Judibca.net Gary Neville yang merupakan leganda Manchester United, menuduh magament klub sedang ingin mencoba menyikirkan  Jose Mourinho dengan segera.Mantan bek  Manchester United Neville bereaksi terhadap laporan bahwa Mourinho akan segera dipecat.

Neville berbicara : “Saya suka klub itu sampai mati tetapi sesuatu harus berubah dan itu bukan manajer.’’

“Jose Mourinho akan mendapat dukungan terbesar dari hidupnya di lapangan dan saya akan berada di sana untuk memberikan kepadanya.’’

“Ada sesuatu yang busuk dari managament klub  dengan apa yang telah terjadi selama tiga atau empat minggu terakhir dan itu datang dari para petinggi klub.’’

“Mereka memainkan Football Manager dengan klub terbesar di dunia.”

Meskipun Neville tidak menyebut Ed Woodward, kritik cendekiawan Sky Sports jelas ditujukan pada wakil ketua eksekutif United.

Menurut Daily Mirror, nasib Mourinho telah berakhir setelah berbulan-bulan bertengkar antara manajer dan dewan, meskipun Manchester United menepis laporan itu sebagai ‘omong kosong’ pada Sabtu pagi.

Neville berkata: “Di mana nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang para jurnalis temukan lebih dulu? Ini memalukan.’’

“Setiap manajer di dunia akan berjuang sekarang.’’

“Saya berharap itu tidak benar, tetapi jika itu benar itu adalah aib mutlak.”

Mantan bek United itu mengemukakan kekuatan pemain belum dikendalikan oleh hierarki Old Trafford.

Neville menambahkan: “Ruang ganti memimpin apa yang terjadi. Ekornya menggoyang-goyangkan anjing itu.”

Zidane Terus Di Rumourkan Ke MU, Florentino Perez Murka

( Refrensi Pihak Ketiga )

 

Judibca.net  – Kepergiaan Zinedine Zidane memang membuat publik Santiago Bernabue terkejut,mengingat ia merupakan pelatih tersukses Real  Madrid selama ini. Florentino Perez sang presiden klub juga merasakan hal tersebut dan ia tidak bisa berbuat apa mengingat Zidane yang ingin rehat sejenak dalam dunia sepak bola. Kepergiaan Zidane sendiri memang menimbulkan pertanyaan apakah Real Madrid memiliki level yang sama lagi sepeninggala Zidane musim ini.

Zidane sendiri berhasil memberikan tiga trofi Liga Champions eropa dengan 2,5 tahun waktunya di Madrid, bahkan di musim terakhirnya ia kembali berhasil mempertahankan Liga Champions Eropa sebanya tiga kali beruntun. Nah, beberapa waktu ini nama Zidane masuk dalam kandidat pengganti Jose Mourinho di Manchester United. Tidak hanya management klub bahkan sudah mendekati Zidane dan memberikannya penawaran yang di pastikan tidak bisa ia tolak nantinya.

Mantan bos Zidane di Madrid, Florentino Perez rupanya cemburu dengan langkah MU mendekati mantan pengawainya tersebut mengingat ia merupakan pelatih yang memberikan kesuksesan beser untuk klub ibu kota Spanyol.

Sebelumnya Zidane memberikan alasan kepada Perez dimana ia hanya rehat sementara dalam urusan sepak bola, Perez sendiri merasa jika pelatih asal Prancis akan segera kembali jika nantinya pelatih baru Madrid gagal memberikan yang terbaik dan Zidane bisa masuk kembali.

Sayangnya hal tersebut keluar dari konteks apa yang di pikirkan Perez, dimana Zidane di beritakan sedangn Intens menjalani kemunikasi dengan klub asal Inggris Manchester United. Hal tersebut pun membuat Perez marah besar dan merasa di hianati oleh legenda Real Madrid itu.

Hazard : Saya Lebih Nyaman Dengan Maurizio Sarri

(Refrensi Pihak Ketiga)

 

Judibca.net – Penyerang sayap milik Chelsea, Eden Hazard menyebutkan jika dirinya lebih merasa cocok dengan filosofi permainan yang di berikan oleh pelatih baru Maurizio Sarri ketimbang dengan sosok Antonio Conte dan Jose Mourinho. Nama kedua pelatih tersebut bukan sosok asing bagi Hazard, Conte sendiri menangani London Biru selama dua musim sedangkan Jose Mourinho yang menangani Man United saat ini pernah memimpin di Standford Bridge selama tiga musim lamanya.

Eden Hazard sendiri bukan pemain sembarangan ia merupakan Ikon klub dan pemain yang menjadi roh permainan Chelsea ketika di tangani oleh Conte maupun Mourinho.Dan pemain asal Belgia ini merupakan pemain yang tak tergantikan di lini serang The Bluess.

Ketika masih di asuh oleh Antonio Conte ia meraih dua trofi yaitu Primer Leangue dan FA Cup, lalu bersama Mourinho ia juga meraih hal yang sama. Hingga tidak di ragukan lagi kualitas kedua manager itu, namun perlahan demi perlahan mereka harus di pecat karena gagal memberikan performa klub yang konsisten setiap musimnya.

Nah, baru baru ini ketika di wawancarai oleh media The Sun ia mengungkapkan jika dirinya benar benar sangat nyaman dengan strategi yang di terapkan oleh Maurizio Sarri. Pemain berusia 28 tahun ini mengatakan jika ia bermain lebih lepas dan cepat dari sebelumnya apalagi semua pemain bebas bergerak kemana saja.

”Sejujurnya saya sangat nyaman bermain dengan Maurizio Sarri, dia memberikan hal hal yang tak diberikan oleh Antonio maupun Jose. Kami bermain begitu baik, cepat, agresif dan menekan lawan hingga akhir pertandingan.

Pogba Kembali Ke Juventus Pada Musim 2019 ?

(Refrensi Pihak Ketiga)

Judibca.net – Bintang Manchester United, Paul Pogba di beritakan akan segera pergi dari klub pada musim depan dimana ia mungkin akan kembali bergabung dengan mantan klubnya yakni Juventus. Sang pemain berpikir ia sudah tidak memiliki masa depan yang cerah mengingat hubungannya dengan Jose Mourinho yang sudah tidak terlalu baik.

Pogba sendiri musim lalu sudah santer dikabarkan akan segera bergabung dengan klub asal Spanyol yaitu Barcelona sang pemain bahkan sudah meminta agennya untuk bertemu dengan perwakilan dari Barcelona dimana mereka meminta klub asal Catalan tersebut untuk segera melepas tawaran kepada United. Sayangnya United sendiri langsung menolak mentah mentah tawaran yang di berikan oleh Barca karena mereka ingin melihat sang pemain bertahan di Old Traford dengan jangka waktu yang lama.

Kegagal bergabung ke Barcelona tidak membuat Pogba kehilangan arah demi masa depannya.  Ia di beritakan sedang menyusun rencana bersama agennya Mino Raiola untuk kembali bergabung dengan Juventus yang membesarkan namanya. Bagi Pogba bergabung kembali dengan klub yang berjasa untuknya lebih baik dari pada harus bertahan di United dimana ia setiap hari mendapatkan kritikan tentang performa yang di tunjukan di setiap laga klub.

Bayangkan di Juventus saja dalam 178 pertandingan ia mampu melesatkan 34 gol, apalagi posisinya yang merupakan seorang gelandang menjadikannya kala itu sebagai pemain terbaik di posisinya lalu pada musim 2016 ia memutuskan untuk menerima pinangan klub masa kecilnya yaitu Manchester United dan menjadikannya sebagai pemain termahal dunia.

Jika pun berita tersebut memang benar benar nyata, maka The Red Devils di tuntut harus mengatasi situasi Pogba dengan secepatnya karena mereka sedang dalam perform yang benar benar tidak baik di Liga Primer Inggris mengingat pada dua pertandingan terakhir mereka gagal meraih kemenangan.

Lukaku Habis Di Kritik Oleh Neville

Judibca.net – Bomber milik MU Romelu Lukaku mendapatkan kritikan luar biasa karena gagal memanfaatkan peluang emas di depan mata dimana ia gagal mencetak gol ke gawang Hugo Loris dimana ia sudah berhadapan dengan gawang.

Pada pertandingan itu sendiri MU tumbang dengan skor 3-0 dimana mereka menjadi tim yang benar benar buruk musim ini telebih mereka merupakan tim top eropa yang harusnya bisa memenangkan laga dari Totenham Hot Spurs.

Legenda klub Garry Neville langsung memberikan kritkan habis habisan kepada Lukaku, ia menilai jika pemain asal Belgia ini tidak tampil dengan baik dan melewatkan peluang yang sangat sulit di bayangkan.

”Lukaku berhasil menciptakan peluang yang harusnya menjadi gol, namun ia bukan seoerang finisher yang hebat. Kualitas dapat terlihat ia bermain di Piala Dunia dengan mental membara membawa Belgia melaju hingga ke babak semifinal saat melawan Brazil. Namun malam ini kita menyaksikan pemain dengan harga 25 juta poundsterling bermain di lini depan klub.”

Mourinho : Saya Tak Yakin Dengan MU

Judibca.net – Manchester United kurang bagus mencatatkan star pada musim ini dimana mereka harus mengalami kekalahan menyakitkan atas tim gurem Brighton pada pekan lalu.  Setan Merah harus kalah dengan skor 3-2 dimana kritikan mengalir deras kepada pelatih Jose Mourinho.

Padahal di pertandingan pertama Primer Leangue mereka sempat berhasil mengalahkan Leicester City dengan skor 2-1.Dan pada pertandingan tersebut hanya tercipta dua gol dimana penalti Pogba dan gol dramatis dari Luke Shaw membuat United berhasil mengantongi tiga angka.

Pada pekan ini sendiri MU akan menghadapi Totenham Hot Spurs pada lanjutan Primer Leangue. Mereka akan menjamu Spurs di Stadion Old Traford pada Selasa 28/8 WIB.

Kemenangan pada pertandingan ini jelas merupakan harga mati untuk Manchester United, apalagi Mourinho sedang mendapatkan kritikan tajam dimana permainan timnya yang lagi lagi monoton hingga membuat fans bosan dengan hal itu.

Menariknya Mourinho sendiri langsung menyakini jika timnya belum pantas untuk menghadapi tim kuat seperti Spurs dan lainya dimana pada pekan lalu saja mereka harus kalah dengan klub yang bisa di bilang berada di level bawah dari mereka.

Ntah apa yang di artikan oleh Mou, apakah menyindir kebijakan klub yang enggan mengeluarkan uang banyak kembali demi mendatangkan pemain pemain berkualitas musim ini atau sebuah isyarat jika ia tak yakin membuat klubnya menjadi penatang gelar musim ini.

”Kami merupakan klub besar dengan pemain besar, namun kami kalah dengan tim yang jelas jauh dari level kami. Beberapa tim justru mudah mengalahkan tim yang jauh dari level permainan mereka, saya tidak mengerti akan hal itu.”

De Gea Akan Tambah Masa Bakti Segera Kata Mourinho

Judibca.net – Bos MU, Jose Mourinho langsung menyampaikan jika kiper utamanya David De Gea akan segera mengikat kesepakatan baru dengan klub dimana ia akan mendapatkan kontrak baru dengan waktu yang tidak jauh berbeda.Kontrak De Gea sendiri akan segera berakhir pada akhir musim jika dia tidak mendatanganinya ia bisa bergabung dengan klub lain.

Kehadiran Thiabut Courtois yang bergabung dengan Real Madrid sudah di pastikan tidak akan membuat klub asal Spanyol itu mengincar De Gea lagi, tapi bisa saja ada klub besar eropa lainya yang ingin mendatangkan De Gea melihat kualitas yang di berikanya bersama MU.

Kemampuan kiper berusia 27 tahun sendiri sudah tidak di ragukan lagi, ia bahkan menjadi salah satu kiper terbaik dunia ketika bermain untuk United dan menampilkan penampilan terbaiknya bersama klub yang ia bela.

Tidak hanya membahas De Gea, Mourinho juga terlihar memberikan sedikit sindiran untuk pemain lain, ntah itu Pogba atau Anthony Martial.

”Dia David merupakan pemain Manchester United sejati,dia akan bertahan lama disini. Ia akan segera menambah masa baktinya.”

”Ini luar biasa, dia ingin bertahan, kami juga sangat menyanginya disini. Dan jelas kami ia ingin bertahan untuk waktu yang lama bersama klub ini.Saya suka dengan agen beberapa pemain yang tidak mencoba menciptakan situasi panas di Manchester United, namun ada beberapa yang terlihat konyol.”

Mourinho memang dalam beberapa bulan ini mendapatkan komentar negatif usai dirinya gagal mendapatkan pemain buruannya, dan klub seperti tidak merestui permintaan yang diberikan oleh pelatih berusia 54 tgahun itu.

Pereira Sanjung Jose Mourinho

Judibca.net – Gelandang muda MU  Andres Perreira menyebutkan jika ia memiliki hubungan yang begitu baik dengan manager Jose Mourinho. Musim ini Manchester United menjalani pramusim yang tidak terlalu baik hingga membuat Perreira mendapat kepercayaan untuk bermain di skuat utama United.

Pada pertandingan perdana Primer Leangue musim 2018-2019 MU berhasil memenangkan pertandingan melawan Leicester City dengan skor 2-1 dimana kala itu Perreira menjadi pemain yang bermain di skuat utama klub.

Ternyata bermainya ia karena Jose Mourinho sangat mempercayai sang gelandang dimana ia mengungkapkan jika Mourinho menjadi orang yang begitu percaya dengan kemampuannya kendati pernah meminjamkannya selama dua musim lamanya di klub Spanyol.

Musim lalu sempat di pinjamkan ke Valencia membuat ia berhasil mengeluarkan kemampuan terbaiknya hingga membuat Jose Mourinho langsung memanggilnya kembali dan bermain skuat utama MU musim ini.Perreira juga menyebukan jika dirinya tidak memiliki waktu yang cukup musim lalu dimana ia ingin bermain dan Mourinho ingin dia bertahan, jadi MU pun harus meminjamkannya ke Valencia selama semusim.

”Jujur sulit menentukan pilihan musim lalu, namun Jose terus mengatakan jika ia ingin saya bertahan, dia merupakan pelatih terbaik dunia ia ingin saya untuk tetap di sini, lalu ia meminta klub meminjamkan saya ke Valencia.”

”Dan saat saya kembali dia mengatakan pada saya jika ia masuk ke skuat utama, dia luar biasa, dia pelatih yang begitu jujur.”

”Jadi ketika saya kembali Mourinho sudah tidak melihat saya yang dua musim lalu, tapi melihat saya musim ini dengan sangat baik.”

Ferdinand Khawatir Dengan MU Musim Ini

Judibca.net – Legenda Manchester United, Rio Ferdinand mengungkapkan jika dirinya sangat khawtir dengan perkembangan mantan klubnya terutama akan segera menghadapi musim ini dengan beberapa pemain yang memiliiki kondisi skuat yang belum fit usai gelaran di ajang Piala Dunia 2018.

Di Pramusim Amerika Serikat saja yang skuat Setan Merah tidak mendapatkan hasil yang baik, mereka bahkan hanya berhasil memetika satu kali hasil kemenangan melawan Real Madrid. Sisanya armada Jose Mourinho hanya berhasil bermain imbang dan di kalahkan oleh Bayern Munchen dan Liverpool.

Tidak hanya hasil minor klub di pentas pramusim, dalam aktivitas transfer saja klub yang merupakan pemenang Liga Primer Inggris terbanyak ini bahkan hanya mendatangkan tiga pemain saja di antaranya Fred, Lee Grant dan Diogo Dalot. Dalam ketiga pemain tersebut hanya Fred yang menjadi pemain yang bisa di andalkan oleh Mourinho musim ini.

Rio Ferdinand yang begitu aktif soal membahas masalah klub sepak bola eropa menyakini jika Eks klubnya itu tengah mendapatkan permasalah serius dimana mereka sedang mengalami masa sulit usai beberapa komentar Jose Mourinho yang cenderung menyindir management klub yang di nilai lambat dalam urusan mendatangkan pemain yang ingin di datangkan.

‘”Saya pikir MU tengah mengami masalah serius, terutama dengan komentar Jose Mourinho yang menyindir management klub.”

”Hal itu sangat wajar, namun di setiap konfersi pers ia terus melakukannya dan seakan bagaikan anak bayi yang meminta permen kepada orang tuanya.”

”Ini benar benar tidak bagus untuk internal klub dan Jose Mourinhonya sendiri.”

Mourinho Tak Begitu Senang Dengan Skuatnya Di Awal Musim

Pada hari Rabu di Los Angeles, oleh museum berisi trofi dari tim olahraga UCLA Bruins ‘, manajer Manchester United Jose Mourinho akan mengadakan konferensi pers pertamanya pramusim menjelang pertandingan timnya melawan Meksiko Club America di Phoenix pada hari berikutnya.

Presser harus memberikan wawasan tentang pemikiran Mourinho. Jika dia mengomel karena tidak mendapatkan pemain yang dia inginkan, itu tidak akan menjadi pertanda baik; jika dia tersenyum dan bahagia dengan para pemainnya dan senang setelah begitu banyak yang tampil baik di Piala Dunia, itu akan terjadi. Keberhasilan itu adalah pahit bagi United, meskipun; mereka lebih memilih memiliki skuad penuh di Amerika Serikat, tetapi banyak yang akan kehilangan tur setelah pengerahan tenaga mereka di Rusia.

Di antara yang diharapkan akan absen adalah Paul Pogba, yang menjadi pemain United pertama yang aktif mencetak gol di final Piala Dunia – dan hanya yang keempat yang memenangkan trofi – ketika ia mencetak gol dalam kemenangan 4-2 melawan Kroasia di Prancis pada Minggu .

Itu selama konferensi pers Mourinho di Shanghai dua tahun lalu bahwa dia mengisyaratkan Pogba akan ditandatangani dari Juventus. Dua musim, ia diharapkan menjadi pemain utama di Old Trafford setelah turnamen luar biasa untuk negaranya, yang ia juga membantu mencapai final Euro 2016.

Pogba adalah bintang di zamannya dengan Juve dan memenangkan empat gelar Serie A berturut-turut, meskipun ia dapat menggagalkan rekan-rekan setimnya, direktur dan penggemar dengan keistimewaannya dan berjuang sesekali untuk masuk ke dalam sistem tim, yang menyebabkan kritik dari media dan pakar . Namun kemampuannya berarti dia dimanjakan dan diterima bahwa dia akan menggunakan gayanya sendiri dalam batas.

Dia belum memiliki kesuksesan yang sama di United, juga tidak berpengaruh; Dia mungkin pemain terbaik, tetapi tidak menonjol ketika voting pemain-of-the-tahun telah datang. Meskipun jenis pemain yang berbeda, ia harus sama berpengaruhnya dengan pendahulu lini tengah Roy Keane dan Bryan Robson, tetapi 9/10 satu minggu dan 6/10 berikutnya lebih seperti Juan Sebastian Veron.

Standar lebih tinggi di United dan Pogba harus lebih konsisten, meskipun ada banyak keadaan yang meringankan. Di Juventus, dia bermain di mesin pemenang. Di klubnya saat ini, mesin itu masih dibangun; Nemanja Matic adalah tambahan yang tepat di belakangnya – selimut keselamatan yang menawarkan perlindungan – tetapi pemain lain belum menemukan bentuk terbaiknya.

Selain itu, hubungan Pogba dengan Mourinho telah bergelombang pada tahun 2018. Meskipun tidak begitu tidak bahagia seperti Anthony Martial, Pogba sering terhalang oleh cara manajernya mengatur United untuk bermain. Penting bagi pasangan untuk menyelesaikan perbedaan mereka dan melakukannya akan membantu mereka berdua.

Ini telah menjadi tema dalam beberapa pekan terakhir bagi para penggemar untuk mengkritik mantan gelandang Liverpool Graeme Souness karena kritik konstruktifnya yang sering terhadap pemain internasional Prancis, tetapi apa yang dikatakan oleh tiga pemain tengah Piala Eropa itu bukan tanpa alasan: Pogba seharusnya melakukan lebih baik.

Pogba bisa sama menyenangkannya dengan operan jarak jauh yang ia mainkan untuk Kylian Mbappe di babak kedua pada hari Minggu, sementara dua gol di derbi Manchester April, yang menciptakan kemenangan yang membuat Man City merebut gelar liga, adalah satu terbaiknya.

Namun dia juga sangat frustasi. Pada bulan Januari, ia celaka melawan Tottenham di Wembley, dan empat bulan kemudian vs Chelsea di tempat yang sama ia merindukan seorang pengasuh dengan kepalanya di final Piala FA. Kilatan kecemerlangan tidak cukup dan United hanya tidak memiliki uang mereka senilai untuk penandatanganan £ 89.300.000. Masih ada waktu, meskipun, untuk 25 tahun.

Setelah kembali ke Old Trafford pada tahun 2016, Pogba langsung menjadi tim utama tanpa pramusim yang tepat. Dia tidak akan memiliki satu musim ini baik tetapi, ketika dia kembali, dia harus jatuh cinta dengan United dan memimpin klubnya karena dia memiliki negaranya.